malam ini hujan deras mengguyur Jakarta. Setelah sekian lama dan demikian panasnya Jakarta Dan entah mengapa, mungkin karena sisa waktu untuk menunggu hujan reda aku mulai lagi membuka-buka FS-ku. ga banyak berubah, namun koq ada getaran aneh yang melonjak di hatiku. deretan testimonial yang menjadi sejarah bisu kawan-kawanku. sejumlah kisah yang tak terbaca dalam pesan-pesan rekan, sejumlah nama yang sudah lama tidak terdengar kabarnya.dan semangat lama itu seperti hidup dalam diriku pemberontakan itu seperti kembali....
tiba-tiba aku merasa sebuah teguran halus menyapaku....kemana saja aku selama ini?dengan sahabat-sahabat baru, dengan lingkungan baru dan api di hati yang bertahan pada tiupan angin...aku seperti kembali pada kisah awal perjalananku pada rindu akan kedua orang tuaku pada canda tawa dan keriuhan yang seringkali dilarang dimana semua masih dalam sebuah ikatan yang disebut "keluarga"
Kini aku memiliki "keluarga"yang lain yang berbeda namun tetap hangat yang entah apakah lebih kekal dari yang dahulu tapi bukan hanya itu yang menyadarkan aku bukan hanya kisah "keluarga" itu yang menegurku....ada seseorang yang tiba-tiba muncul dalam perenunganku
manusia yang sebelumnya selalu ku sangkal kahadirannya. tapi tiba-tiba dia mincul dihadapanku dalam wujud yang berbeda. dalam wujud yang sangat tak kusangka dan dia katakan padaku, masih banyak yang harus kau lalui....semangatmu tak hanya untuk hari ini, ikutlah seperti aku melangkah dan tahulah aku, tanpa perlu dikata, tanpa perlu ditanya
dalam keterpurukankulah hidup benih pengharapan dia adalah reinkarnasi cinta yang selama ini entah ada dimana aku tidak mengharapkan tubuhnya bersama diriku aku tidak mengharapkan kelembutan suaranya dan keharuman tubuhnya.....setiap saat
yang aku inginkan dan rindukan hanya kisah-kisahnya, kata-kata yang dia ucapkan seperti tanpa maksud tapi tepat menusuk hatiku, seperti seorang paranormal sejati, dan aku tahu, cinta ada di depan mata, siapapun dia,apapun wujudnya, aku tidak dapat mengharap untuk posesif atas dirinya yang selalu terbang bagai debu tertiup angin. tapi aku tahu bahwa akan ada banyak hal baru yang kutemukan dan rienkarnasi cinta yang lain yang akan mengisi hidupku,
dan jika debu itu tertiup ke mataku, menyatu dengan air mataku.... maka itu adalah sebuah hadiah yang paling sempurna.... tangis kaharuan yang paling tulus... karena memilikinya adalah bonus yang tiada terharga...
tanpa cinta hidup adalah hampa, dan cinta bukanlah cinta jika tidak dibagikan kepada yang lain. meski itu hanya cinta, tapi itu cukup untuk semuanya......